Langsung ke konten utama

Story Of Us Part 7


CINTA DAN HORMAT KEPADA GURU
Guru merupakan orangtua siswa di sekolah, yang memiliki tanggung jawab mendidik para siswa/i-nya. Mendidik memiliki arti sebagai usaha untuk mengantarkan anak didik ke arah kedewasaan baik secara jasmani maupun rohani. Sehingga cinta dan hormat kepada guru memiliki arti perasaan positif yang baik serta menghargai orangtua kita di sekolah yang membantu menuju kedewasaan jasmani dan rohani.

SMK Metland salah satu sekolah yang terkenal dengan kedekatan antara siswa dan guru. Banyak yang mengatakan, kedekatan atau kakraban yang terjalin antara guru dan murid menjadi salah satu daya tarik dari SMK Metland.

Namun salah satu permasalahan yang terjadi di SMK Metland juga disebabkan karena keakraban guru dan murid ini. Beberapa guru dan murid sering kali menggunakan kata atau bahasa ‘elo’ dan ‘gue” dalam berinteraksi dan berkomunikasi di lingkungan sekolah. Ini yang mempersulit terbentuknya karakter cinta dan hormat terhadap guru.

Siswa dan guru harus sama-sama dapat memposisikan diri mereka dengan baik. Guru sebagai pendidik sepatutnya memberi contoh menggunakan bahasa komunikasi yang baik dan benar terhadap siswa.  Karena jika kata ‘elo’ dan ‘gue’ selalu digunakan dalam komunikasi dengan siswa, maka rasa hormat siswa akan hilang untuk guru tersbut. Yang ada dalam pikiran mereka, guru ini adalah teman saya dan teman itu santai tidak perlu ada rasa segan dan hormat.

Berbeda jika berbicara akrab dan santai seperti teman beberapa kali dilakukan untuk pendekatan kepada siswa, dengan tujuan memberikan rasa nyaman dan percaya kepada siswa. Secara tidak langsung siswa akan mengikuti dan mencontoh guru mereka. Mereka akan hormat atau menghargai gurunya, tetapi bisa santai sebagai teman kepada gurunya.

Pembentukkan karakter ini cukup sulit jika hanya siswa yang kita paksa untuk cinta dan hormant terhadap guru, namun guru tersebut tidak dapat menunjukkan sikap seorang pendidik yang patut untuk dihormati. Sedangkan akan sangat mudah jika antara guru dan murid dapat terjalin komunikasi yang baik, saling menghargai, dan guru juga dapat menunjukkan sikap seorang pendidik yang baik.

Yuk, mari sama-sama kita bangun relasi yang baik antara guru dan siswa. Sehingga siswa dan guru sama-sama memilki sikap positif dan saling menghormati. Jadilah pendidik yang berkualitas bagi siswa-siswi kita. Dan jadilah siswa-siswi yang berkarakter seperti guru-guru kalian. Salam Cinta Selalu


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Story Of Us Part 22

"NILAI INTEGRITAS" Menjelang ajalnya, seorang pria memanggil anak-anaknya dan menasihati mereka untuk mengikuti jejaknya: hidup dengan integritas*. “Semua ini agar kamu bisa punya kedamaian dalam setiap hal yang kamu kerjakan.” Anak perempuannya memotong, "Ayah, betapa malang nasib kita, tidak punya tabungan di bank. Orang lain, yang dibilang korupsi dan pencuri dana masyarakat, malah meninggalkan rumah dan kekayaannya untuk keluarganya. Maaf, saya tidak akan mengikuti jejak ayah, biarkan saya menentukan garis kehidupan saya sendiri." Beberapa saat kemudian, pria itu menghembuskan nafasnya yang terakhir. Tiga tahun kemudian, anak perempuan ini, Sara, mengikuti interview di sebuah perusahaan internasional. Karena dinilai sangat potensial, Sara diwawancara langsung oleh pimpinan perusahaan. Setelah meneliti berkasnya, sang pimpinan bertanya tentang nama keluarganya, Smith. “Siapakah nama lengkap ayahmu?” Sara menjawab perlahan, “Tom Smith, namun ayah sa...

story Of Us Part 19

Siap Menjadi Pribadi Mandiri Salah satu keunggulan dari SMK Metland adalah menhasilkan para lulusan yang Mandiri. Melaui pendidikan dan pelatihan serta bimbingan karakter yang diberika oleh sekolh, para siswa Metland diharapkan mampu dan siap menjadi pribadi yang mandiri dan dapat bradaptasi dengan baik disetiap ligkungan. Untuk menjadi pribai yang mandiri, stiap kita harus benar-benar paham lagkah =-lngkah apa saja yang harus dan sudah dilakkkan sehingga kita siap menjadi pribadi yang mmandiri. Berikut beberapa tips yang dapat dibaca dan dipertimbangkan. 1.   Hadapi Masalah Sendiri Sikap mandiri tentu saja sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang yang lebih tegar dan kuat. Untuk menjadi mahasiswa mandiri hal yang perlu kamu lakukan adalah belajar menghadapi masalah yang menimpa dirimu. Seringkali ada saja perselisihan kita antara teman atau masalah dalam perkuliahan. Kamu coba hadapi masalah itu dan jangan hindari mulai sekarang. Dengan cara ini kamu secara tidak l...

Story Of Us Part 15

Empati Manusia memang makhluk sosial yang dituntut untuk harus saling menghargai. Selain itu, manusia wajib memiliki rasa empati dengan sesamanya. Rasa empati ini tentu sangat dibutuhkan untuk hidup berdampingan dengan banyak orang. Nah, kalau kamu ingin tahu apakah kamu punya cukup rasa empati atau tidak, coba deh cek dulu 6 tanda di bawah ini! 1. Kamu peduli dan gak apatis. Ciri utama yang dimiliki adalah kamu punya rasa peduli yang tinggi. Kamu gak apatis dengan keadaan sekitar. Alih-alih ikut arus, kamu berusaha untuk membuat perubahan. Selain itu, kamu juga peduli dengan lingkungan sekitar. Apabila ada yang gak sesuai kamu bakal berusaha memperbaikinya. 2. Gak pasif dan selalu punya inisiatif. Kamu juga orang yang selalu punya inisiatif tinggi. Alih-alih pasif dan diam saja, kamu selalu berinisiatif. Misalnya saja ketika temanmu sedang tertimpa musibah, kamu gak hanya pasif dan diam saja. Bakal ada inisiatif untuk bisa meringankan beban kawanmu itu. 3...