Langsung ke konten utama

story Of Us Part 19


Siap Menjadi Pribadi Mandiri

Salah satu keunggulan dari SMK Metland adalah menhasilkan para lulusan yang Mandiri. Melaui pendidikan dan pelatihan serta bimbingan karakter yang diberika oleh sekolh, para siswa Metland diharapkan mampu dan siap menjadi pribadi yang mandiri dan dapat bradaptasi dengan baik disetiap ligkungan.

Untuk menjadi pribai yang mandiri, stiap kita harus benar-benar paham lagkah =-lngkah apa saja yang harus dan sudah dilakkkan sehingga kita siap menjadi pribadi yang mmandiri. Berikut beberapa tips yang dapat dibaca dan dipertimbangkan.

1.  Hadapi Masalah Sendiri

Sikap mandiri tentu saja sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang yang lebih tegar dan kuat. Untuk menjadi mahasiswa mandiri hal yang perlu kamu lakukan adalah belajar menghadapi masalah yang menimpa dirimu. Seringkali ada saja perselisihan kita antara teman atau masalah dalam perkuliahan. Kamu coba hadapi masalah itu dan jangan hindari mulai sekarang. Dengan cara ini kamu secara tidak langsung menjadi pribadi yang mandiri.

2.  Bisa Menerima Kritik

Salah satu kepribadian mandiri yang dapat kamu miliki yaitu dengan menerima kritik dari seseorang. Menjadi seseorang yang bisa menerima kritik pastinya dapat membuka kamu belajar mandiri dan lebih menerima apa saja masukan dari teman kamu atau sahabat yang kamu kenal. Ketika kamu mendapatkan kritik hendaknya pikiran kamu harus terbuka supaya kamu dapat menerima kritik dan saran.

3.  Rencanakan Masa Depanmu

Menggapai suatu cita-cita yang kamu inginkan membutuhkan suatu perencanaan. Begitu pula saat merencanakan sekolah keluar negeri. Kamu juga harus dapat merencanakannya sedini mungkin. Hal ini bisa menjadikan pribadi yang lebih siap dan lebih mandiri untuk menata masa depan.

4.  Lakukan Segala Sesuatu Dengan Sendiri

Saat kamu tinggal jauh dari Orang tua dan kampung halaman kamu. Semua yang dilakukan dari bangun tidur sampai tidur lagi pasti dilakukan sendiri .Kamu bisa mulai dari cara membersihkan kamar mandi dan merapikan kamar tidur. Kegiatan itu sangat bermanfaat bagi kamu. Karena, dengan dengan cara itu dapat menjadikan kamu lebih mandiri terhadap segala sesuatu hal.

5.  Tidak Tergantung Orang Lain

Bukan berarti kamu tidak membutuhkan orang lain dalam melakukan dalam hal ini. Namun, jika kepercayaan yang menyangkut tentang keperluan yang masih bisa kamu lakukan usahakan tidak terlalu tergantung pada orang lain.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Story Of Us Part 15

Empati Manusia memang makhluk sosial yang dituntut untuk harus saling menghargai. Selain itu, manusia wajib memiliki rasa empati dengan sesamanya. Rasa empati ini tentu sangat dibutuhkan untuk hidup berdampingan dengan banyak orang. Nah, kalau kamu ingin tahu apakah kamu punya cukup rasa empati atau tidak, coba deh cek dulu 6 tanda di bawah ini! 1. Kamu peduli dan gak apatis. Ciri utama yang dimiliki adalah kamu punya rasa peduli yang tinggi. Kamu gak apatis dengan keadaan sekitar. Alih-alih ikut arus, kamu berusaha untuk membuat perubahan. Selain itu, kamu juga peduli dengan lingkungan sekitar. Apabila ada yang gak sesuai kamu bakal berusaha memperbaikinya. 2. Gak pasif dan selalu punya inisiatif. Kamu juga orang yang selalu punya inisiatif tinggi. Alih-alih pasif dan diam saja, kamu selalu berinisiatif. Misalnya saja ketika temanmu sedang tertimpa musibah, kamu gak hanya pasif dan diam saja. Bakal ada inisiatif untuk bisa meringankan beban kawanmu itu. 3...

Story Of Us Part 6

Cinta Kepada Orangtua Para penghuni ruang akademik lantai dasar mempunyai beberapa tempat favorite yang salah satunya adalah jendela, selain meja Mr. Budy yang merupakan tempat super favorite. Kenapa jendela? Ya, karena di jendela kami bisa bersandar, sedikit berbincang sambil melihat keadaan di luar ruangan seperti selasar-selasar gedung yang mungkin ada anak-anak muncul saat jam pelajaran, juga lapangan sambil melihat tingkah lucu anak-anak yang sedang berolah raga, atau menatap jauh ke kantin, musolah dan gerbang sekolah yang intinya adalah melihat anak-anak. ( siapa tahu ada yang kabur,,hehehe ) Suatu siang, saat hujan turun kami merapat ke jendela untuk melihat derasnya hujan. Saat menikmati hujan lewat jendela, terlihatlah seorang Ibu sambil menggendong anaknya yang bersusia sekitar dua tahun. Ibu tersebut ingin menerobos hujan lebat sambil menggendong anak balitanya. Kami bertanya-tanya siapa kira-kira Ibu tersebut, dan ternyata beliau adalah orangtua dari seor...